3 Sumber Nutrisi Penting untuk Tingkatkan Daya Tahan Tubuh Anak

8 bulan yang lalu

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto | Ditulis oleh: Willyson Eveiro

Pola makan sehat berisi gizi seimbang memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan tubuh. Kelebihan atau kekurangan nutrisi mampu membuat fungsi tubuh terganggu. Terlalu banyak mengonsumsi nutrisi, seperti lemak jenuh, yang tak diimbangi aktivitas fisik dapat menyebabkan masalah jantung. Di sisi lain, kekurangan nutrisi yang dibutuhkan tubuh dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan dan daya tahan tubuh yang buruk, termasuk pada anak. Oleh karena itu, penting untuk menyajikan konsumsi yang memenuhi kebutuhan nutrisi untuk daya tahan tubuh dan tumbuh kembang anak.

Sumber nutrisi penting untuk daya tahan tubuh anak

Dukung pertumbuhan anak dengan memastikan kebutuhan nutrisinya terpenuhi. Berikut adalah tiga nutrisi penting yang dibutuhkan untuk menunjang tumbuh kembang anak.

Protein

Protein, salah satu jenis gizi makro, bermanfaat dalam:

  • Pertumbuhan di dalam tubuh
  • Menjaga kesehatan sel dan jaringan tubuh
  • Memperbaiki sel yang rusak
  • Menyediakan energi harian

Protein berkualitas tinggi, seperti dari susu, juga terbukti efektif untuk membantu pertumbuhan anak. Menurut artikel kajian berjudul Low Circulating Amino Acids and Protein Quality: An Interesting Piece in the Puzzle of Early Childhood Stunting, kekurangan protein dan asam amino berkaitan dengan terjadinya stunting pada pertumbuhan anak.

Mengacu pada Pedoman Gizi Seimbang dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, sumber protein yang disarankan adalah ikan, telur, susu, serta tempe dan tahu sebagai protein nabati.

Vitamin

Kegunaan utama dari vitamin adalah sifat antioksidan yang melindungi tubuh dari infeksi atau risiko penyakit lainnya. Cara kerja zat antioksidan adalah melawan senyawa jahat yang terdapat di dalam tubuh. Alhasil, daya tahan tubuh anak pun tetap terjaga.

Vitamin, sebagai nutrisi untuk daya tahan tubuh anak, banyak terkandung dalam sayuran dan buah-buahan. Dengan begitu, penting bagi Ibu untuk menyiapkan jenis makanan tersebut bagi anak. Mengonsumsi sayuran dan buah-buahan memiliki manfaat kesehatan, seperti:

  • Vitamin A: kesehatan kulit dan mata
  • Kelompok vitamin B: pertumbuhan fisik yang baik, terlibat dalam pembentukan sel darah merah dan menyediakan energi untuk tubuh
  • Vitamin D: membantu penyerapan mineral dan menunjang pertumbuhan tulang dan gigi
  • Vitamin E: melindungi jaringan dan sel tubuh anak
  • Vitamin C: melawan infeksi, membantu pemulihan ketika timbul luka, dan merawat kulit, otot, dan jaringan tubuh
  • Vitamin K: bila vitamin C berperan dalam pemulihan luka, vitamin K membantu membekukan darah saat ada luka terbuka

Contoh sayuran dan buah-buahan yang kaya vitamin adalah bayam, brokoli, sayuran berwarna merah dan oranye, jeruk, apel, dan stroberi. Jangan lupa menambahkan susu ke dalam pola makan anak. Susu anak membantu kebutuhan nutrisi terpenuhi dan untuk daya tahan tubuh tetap terjaga.

Mineral

Sebagai nutrisi untuk daya tahan tubuh anak, mineral membantu tubuh supaya tetap berfungsi dengan baik. Dari seluruh jenis mineral yang ada, ada 3 jenis yang kerap disorot kepentingannya dalam pertumbuhan anak, yakni:

  • Kalsium
  • Zat besi
  • Zinc alias zink atau seng
  • Kalium atau potasium

Secara kegunaan, kalsium membantu anak memiliki tulang dan gigi yang sehat. Zat besi membantu produksi hemoglobin yang berfungsi untuk mengantarkan oksigen ke seluruh tubuh. Kemudian, zink berperan penting dalam memperkuat sistem imun anak. Sementara itu, kalium menunjang sistem saraf berjalan dengan baik sekaligus mendukung fungsi otot.

Umumnya, pola makan sehat dengan gizi seimbang akan membantu memenuhi kebutuhan mineral anak. Jenis-jenis makanan yang mengandung mineral untuk tubuh adalah ikan, telur, daging merah, susu, sayur, dan buah.

Tubuh dengan daya tahan yang baik membantu anak tumbuh sehat. Maka dari itu, penting untuk memenuhi kebutuhan nutrisi anak dengan menyajikan makanan bergizi seimbang.

Berikan anak makanan bergizi dan lengkapi dengan PediaSure 2 kali sehari. PediaSure adalah susu pertumbuhan yang mengandung 3 sumber bahan protein, 12 vitamin & 8 mineral, omega 3&6, serta tinggi kalsium untuk dukung pertumbuhan nyata anak dan bantu penuhi kebutuhan nutrisi hariannya. Sebanyak 9 dari 10 ibu Home Tester setuju PediaSure dukung daya tahan si Kecil lebih baik.

PediaSure tersedia dalam varian rasa vanila, madu, dan cokelat yang lezat serta disukai anak!

 

Sumber:

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 28 TAHUN 2019 [PDF file]. http://hukor.kemkes.go.id/uploads/produk_hukum/PMK_No__28_Th_2019_ttg_Angka_Kecukupan_Gizi_Yang_Dianjurkan_Untuk_Masyarakat_Indonesia.pdf

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2014, August 12). PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 41 TAHUN 2014 TENTANG PEDOMAN GIZI SEIMBANG (PDF file). Retrieved May 26, 2020, from http://hukor.kemkes.go.id/uploads/produk_hukum/PMK%20No.%2041%20ttg%20Pedoman%20Gizi%20Seimbang.pdf

Kids Need Their Nutrients. (n.d.). Stanford Children's Health - Lucile Packard Children's Hospital Stanford. Retrieved June 5, 2020, from https://www.stanfordchildrens.org/en/topic/default?id=kids-need-their-nutrients--1-19820

Minerals. (n.d.). Retrieved June 5, 2020, from https://kidshealth.org/en/kids/minerals.html

Minerals: Their functions and sources. (n.d.). University of Michigan | CS Mott Children's Hospital | Michigan Medicine. Retrieved June 5, 2020, from https://www.mottchildren.org/health-library/ta3912

Oz, H. (2017). Nutrients, infectious and inflammatory diseases. Nutrients, 9(10), 1085. https://doi.org/10.3390/nu9101085

UAUY, R., KURPAD, A., TANO-DEBRAH, K., OTOO, G. E., AARON, G. A., TORIDE, Y., & GHOSH, S. (2015). Role of protein and amino acids in infant and young child nutrition: Protein and amino acid needs and relationship with child growth. Journal of Nutritional Science and Vitaminology, 61(Supplement), S192-S194. https://doi.org/10.3177/jnsv.61.s192

Uauy, R., Suri, D. J., Ghosh, S., Kurpad, A., & Rosenberg, I. H. (2016). Low circulating amino acids and protein quality: An interesting piece in the puzzle of early childhood stunting. EBioMedicine, 8, 28-29. https://doi.org/10.1016/j.ebiom.2016.05.026

 

Home

Produk

Growthpedia

Artikel

Shop